kota Pekalongan – QAIYA HIJAU Tekno Nusantaran kembali melaksanakan kegiatan edukasi dan praktik pengelolaan sampah bersama peserta didik dan pendidik TK Mahad Kota Pekalongan. Kegiatan ini mengangkat tema pemanfaatan sampah organik menjadi Pupuk Organik Cair (POC) sebagai salah satu upaya mengenalkan kepedulian lingkungan sejak usia dini.
Kegiatan berlangsung dalam suasana edukatif dan menyenangkan. Para peserta diperkenalkan pada pentingnya memilah sampah, khususnya membedakan sampah organik dan anorganik. Sampah organik yang berasal dari sisa makanan, sayuran, buah-buahan, maupun bahan alami lainnya dapat dimanfaatkan dan diolah kembali sehingga memiliki nilai guna.
Dalam kegiatan tersebut, tim QAIYA HIJAU Tekno Nusantaran memberikan penjelasan sederhana mengenai proses pengolahan sampah organik menjadi Pupuk Organik Cair. Peserta juga diajak untuk melihat secara langsung tahapan pengolahan, mulai dari pemilahan bahan, persiapan sampah organik, proses pencampuran bahan, hingga proses fermentasi yang menghasilkan pupuk organik cair.
Mengenalkan Peduli Lingkungan Sejak Dini
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada keterampilan mengolah sampah, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kesadaran dan kebiasaan peduli lingkungan sejak usia dini. Anak-anak dikenalkan bahwa sampah tidak selalu menjadi sesuatu yang harus dibuang, tetapi sebagian dapat dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Melalui metode praktik dan demonstrasi, peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan. Edukasi yang dikemas secara sederhana diharapkan dapat membantu anak-anak memahami bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Sampah Menjadi Manfaat
Pengolahan sampah organik menjadi Pupuk Organik Cair merupakan salah satu bentuk penerapan konsep ekonomi sirkular, yaitu memanfaatkan kembali bahan yang sebelumnya dianggap sebagai limbah agar dapat memberikan manfaat baru.
POC yang dihasilkan nantinya dapat dimanfaatkan sebagai pupuk untuk tanaman, sehingga sampah organik dapat kembali ke lingkungan dalam bentuk yang lebih bermanfaat.
QAIYA HIJAU Tekno Nusantaran berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat terus dikembangkan dan dilaksanakan di berbagai lembaga pendidikan maupun masyarakat. Dengan edukasi yang dilakukan sejak dini, diharapkan tumbuh generasi yang lebih peduli, kreatif, dan bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.
“Kenali Sampahnya, Pilah Sampahnya, Olah Sampahnya, Jadikan Manfaatnya.”
QAIYA HIJAU Tekno Nusantaran
Bersama Mengelola Sampah, Menjaga Lingkungan, Menciptakan Manfaat.


